Dampak Ledakan Bom Kampung Melayu

, , 1 comment

Lagi-lagi Indonesia dikejutkan dengan ledakan bom tepatnya di halte bus daerah kampung melayu, Jakarta Timur, pada hari Rabu pukul 21:00 WIB. Terdengar dua kali suara ledakan bom di halte bus kampung melayu. Dugaan saat ini ledakan bom kali ini berasal dari bom bunuh diri.

Pantauan di tempat kejadiaan ledakan bom semalam menyebabkan sejumlah kerusakan diantaranya di halte bus transJakarta dan di area parkiran sepeda motor terlihat banyak kendaraan yang hangus dan berserakan akibat ledakan serta terlihat pula potongan-potongan tubuh yang tergeletak yang belum bisa dipastikan identitasnya, namun sudah jelas bahwa potongan tubuh tersebut adalah pelaku bom di halte bus kampung melayu.

Saat itu juga pihak kepolisian segera menuju tempat kejadian ledakan dan mengingatkan warga yang memadati lokasi kejadian agar tidak mendekati tempat terjadinya ledakan  ditakutkan akan ada ledakan selanjutnya.

Kronologi bom di halte bus kampung melayu  sebenarnya tidak serta merta meledak berbarengan namun bom kedua meledak kurang lebih 5 menit setelah bom pertama meledak.  Ledakan pertama terjadi di toilet yang terletak di ujung tempat angkot menununggu penumpang. Sedangkan bom kedua terjadi di dekat halte bus transjakarta yang hanya berjarak 10 meter dari tempat ledakan bom pertama.

Dari ledakan bom tersebut sekiranya ada 15 orang yang teridentifikasi menjadi korban. Rinciannya jelasnya adalah 9 orang korban adalah anggota kepolisian 3 orang diantaranya meninggal dunia dan 6 lainnya luka-luka. 5 orang korban lainnya adalah warga sipil yangmengalami luka-luka dan sudah dibawa ke RS.

Identitas 3 polisi yang meninggal adalah Bripda Topan, Bripda Ridho Setiawan dan Bripda Imam Gilang Adinata.

Sejumlah kemungkinan dapat menjadi faktor bom bunuh diri yang baru saja terjadi di kampung melayu. Salah satunya adalah karena situasi politik di dalam negeri belakangan ini. Kemungkinan besar situasi yang dimaksud adalah ketegangan dari pilkada DKI. Pilkada DKI kemarin ini memunculkan situasi yang panas bahkan rasanya seperti saat pemilihan Presiden. Ada pula dugaan bahwa ledakan bom di kampung melayu ini adalah pengalihan isu daripeliknya permasalahan yang terjadi di birokrasi negara.

Sampai saat ini tidak ada pihak yang memberikan pernyataan tanggungjawab terhadap terjadinya bom di halte bus kampung Melayu. Namun hal inilah yang menjadikan warga memberikan pendapat sesuai praduga mereka masing-masing. Tentu akan sangat negatif jika kejadian ini disangkut pautkan dengan Agama dan Ras karena sampai saat ini masih terasa hawa panas di tubuh masyarakat Indonesia akibat kejadian yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Tentu aparat keamanan harus bergerak cepat melakukan penelusuran secara menyeluruh atas pelaku dan motif bom di kampung Melayu serta menemukan otak yang merencanakan aksi bom bunuh diri ini. Sehingga masyarakat Indonesia akan merasa lebih aman dan nyaman melakukan aktifitas sehari-hari.

1 komentar:

  1. Ya Allah tragis banget, Semoga Allah mengampuni dosa hamba"nya

    BalasHapus