5 Brand Fashion Tersohor Di Dunia Dari Negara Prancis

, , No Comments
Gaya fashionable gadis di Prancis 
Siapa yang tidak mau berlibur ke Prancis, apalagi ke Prancis sambil berbelanja. Negara Prancis yang merupakan kiblat fashion dunia memiliki ibu kota yang dikenal sebagai kota mode yaitu Paris. Kota mode adalah julukkan bagi suatu kota dimana dijadikan sebagai pusat mode dunia. Kota mode biasanya juga memiliki suatu bisnis mode yang sangat maju. Awal Kota Paris ini menjadi kota mode yaitu pada abad ke 17 setelah Renaisans mulai memudar. Kemudian pada masa berikutnya mulai bermunculan para desainer yang berkembang di Paris dan memenangkan penghargaan-penghargaan bergengsi dalam bidang fahion. Pada akhirnya mulailah dibangun rumah-rumah mode yang terkenal hingga penjuru dunia. Anda ingin menemukan brand favorit anda dari Prancis? Terbang bersama Etihad sekarang juga, dan dapatkan barang dengan brand kesayangan anda di Prancis. Berikut 5 brand fashion tersohor yang ada di Prancis.

1. Louis Vuitton

Anda pasti tidak asing dengan brand yang satu ini. Louis Vuitton yang memiliki ciri khas bertuliskan LV pada produknya merupakan salah satu fashion brand yang lahir di Kota Paris pada tahun 1854. Louis Vuitton sang pencipta brand ini, dahulunya lahir di Jura, kemudian mengadu nasib ke Paris. Beliau mengawali kariernya di dunia fashion bekerja sebagai pegawai magang di luggage-maker Monsieur Marechal. Tak lama kemudian, Vuitton mulai mendesain tas koper sendiri.

Brand ini dinobatkan sebagai brand fashion paling mewah di dunia dan paling berpengaruh. Masuk kedalam World’s Most Valuable Brands peringkat ke 10 dengan brand value sebesar US$ 28,4 Miliyar atau senilai Rp 370,1 Triliun. Kisaran harga produk dari Louis Vuitton antara lain koleksi tasnya anda harus merogoh kocek sekitar US$ 10.000 atau Rp 150 juta.

2. Hermés

Brand berikutnya dikenal dengan produk tasnya yang seharga mobil mewah, yaitu Hermés. Hermés Paris adalah salah satu produsen barang mewah di Prancis sejak 1837.Pendirinya adalah Thierry Hermés. Berawal dari bengkel industri kecil, Thierry Hermés membuat produk-produk seperti sepatu untuk para bangsawan. Itu mengapa logo yang ada pada brand tersebut menggunakan simbol kereta kuda beserta kuda-kudanya. Brand ini pernah mencatat rekor tertinggi di pelelangan sebagai tas dengan harga tertinggi yaitu mencapai US$ 203.150 atau sekitar Rp 2,64 miliyar. Salah satu penyebab harga tas ini begitu mahal karena dari dahulu hingga sekarang, produksi untuk barang-barang Hermés tidak ada yang menggunakan mesin, semuanya dilakukan dengan tangan para pengrajin serta kualitas bahan yang digunakan sangat diperhatikan.

3. Chanel

Nama Coco Chanel pasti sudah tidak asing lagi para penikmat fashion brand asal negara Prancis ini. Pendiri dari brand Chanel ini sejak tahun 1909 menciptakan barang-barang mewah berkualitas, diantaranya seperti trademark No.5 de Chanel, produk parfum yang sangat laris jualannya di pasaran, kemudian terdapat salah satu koleksi tas termahalnya yaitu tas klasik “The Chanel Diamond Forever”, yang dijual dengan harga kisaran US$ 261.000 atau Rp 3,8 miliyar.

4. Société Cartier atau Cartier

Cartier dikeolola oleh CEO Stanislas de Quercize dahulunya didirikan oleh Louis-François Cartier pada 1874 di Paris. Perusahaan ini merupakan produsen jam tangan dan perhiasan nomor satu yang berasal dari Prancis, dengan memiliki brand value lebih dari US$ 6,3 miliyar atau sekitar Rp 82,1 Triliun. Salah satu koleksi termahal dan terbaaiknya adalah Cartier Watch Tank Anglaise dengan kisaran harga jual US$ 32.000 atau sekitar Rp 470 juta.

5. Longchamp

Berasal dari abad ke-20, meskipun terhitung baru brand ini tidak kalah saing dengan brand-brand terdahulunya yang sudah eksis sebelumnya. Longchamp didirikan oleh Jean Cassegrain pada tahun 1948. Usianya yang telah menginjak 70 tahun terus membuat nama brand ini kuat dan semakin bersaing dengan brand lainnya. Pada tahun 2004, Longchamp sangat berhasil dengan menyeluarkan koleksi warna-warni dengan model yang sederhana namun berkualitas tinggi. Hingga saat ini, Longchamp sudah mengembangkan bisnisnya ke 80 negara, dengan memiliki outlet berjumlah kurang lebih 1.500. Hingga saat ini, bisnis ini masih dijalankan oleh keluarga dari Jean Cassegrain.

0 comments:

Post a Comment