Kenali Tahapan Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan

, , No Comments
Tahapan Tumbuh Kembang Bayi
Tahapan Tumbuh Kembang Bayi


Memiliki anak merupakan suatu anugrah yang sangat indah. Bagaimana tidak, baru lahir saja sudah banyak momen-momen Indah yang tidak bisa dibeli ataupun terbayarkan. Ketika memiliki anak, ketika si kecil ada pada kandunganpun menjadi tanggung jawab penuh orang tua, untuk itu orang tua juga berperan dalam memperhatikan masa Tumbuh kembang bayi.


   • 1-3 Bulan

Baik Bunda maupun buah hati akan mengalami masa adaptasi di usia 1-3 bulan setelah kelahiran. Tidak berbeda jauh dengan orang dewasa, dalam proses adaptasi ini bayi sangat mungkin merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan itulah yang berujung pada tangisan.


Hal lain yang mungkin membuat Bunda resah adalah jika buah hati sulit tidur malam pada bulan-bulan pertama usianya. Bunda tidak perlu khawatir karena itu juga merupakan proses adaptasinya setelah 9 bulan dalam kandungan Bunda. Proses adaptasi untuk tidur malam biasanya akan berlangsung hingga 3 bulan usianya. Maka, bersiap-siaplah pula untuk begadang mengasuh buah hati pada malam hari.


Selain proses adaptasi tersebut, banyak pencapaian buah hati yang akan Bunda temukan ketika usianya 0-3 bulan. Pada usia ini, bayi akan mulai bisa membedakan cahaya dan suara. Karena itulah, ia sudah bisa pula mengenali Bunda maupun orang-orang terdekatnya. Perhatikan pula bagaimana buah hati mencari sumber suara ketika muncul suara berisik. Ini karena kepekaan indra pendengarannya sudah mulai terasah pada usia 3 bulan.


Untuk lebih mempercepat kemampuan penglihatan dan pendengarannya, Bunda sebaiknya sering mengajak buah hati mengobrol. Meskipun dia belum mengerti, ia akan lebih mengenali suara Bunda. Cobalah pula untuk mengajak bayi bercermin agar ia bisa mengenali perbedaan wajah tiap orang, termasuk wajahnya sendiri.


Pada usia ini, gerakan bayi memang masih terbatas. Buah hati cenderung hanya mampu menggerak-gerakkan kaki dan tangannya. Memasuki usia 2 bulan, bayi umumnya juga sudah mulai menggenggam secara pelan. Sering-seringlah untuk memberikan jari Bunda untuk ia genggam guna melatih motorik tangan dan jari-jarinya.


   • 3-6 Bulan

Melewati usia 3 bulan, bayi umumnya sudah lebih beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Ia pun sudah lebih mengenali wajah-wajah orang terdekatnya. Jadi, Bunda akan sering mendapatinya bayi Bunda akan tersenyum begitu melihat wajah Bunda. Namun, ketika bertemu orang asing, mungkin ia akan gelisah karena tidak merasa dekat dan kenal. Ekspesi wajah bayi menjadi lebih beragam ketika usianya memasuki 3 bulan ke atas.


Dalam periode 3-6 bulan ini, buah hati juga akan lebih banyak memperlihatkan pencapaian motoriknya. Gerakan bayi akan lebih banyak. Karena itu, Bunda pun sebaiknya lebih ekstra dalam menjaga kondisi lingkungan sekitar buah hati.


Salah satu pencapaian yang umumnya bayi lakukan pada usia ini adalah mencapai posisi tengkurap. Tangannya pun bergerak lebih banyak untuk meraih benda-benda di sekitarnya. Keaktifan ini harus Bunda sikapi dengan benar-benar menjauhkan barang yang bisa melukainya dari jangkauan buah hati. Bunda juga perlu memperhatikan proses tumbuh kembang bayi karena jika kita bisa mencegah sedini mungkin, kemungkinan-kemungkinan yang tidak baik bisa kita atasi.


Memasuki usia hampir 6 bulan, bahkan bayi cenderung sudah mulai bisa duduk dengan bantuan tangannya. Namun, karena tulang belakangnya kemungkinan belum terlalu kuat, Bunda harus selalu memperhatikannya. Bisa jadi buah hati tiba-tiba terjatuh ketika sedang mencoba duduk.


Pada usia ini, fase tumbuh kembang anak dalam kemampuan bahasa bayi juga mulai terbentuk. Dari suara-suara yang ia kenal, buah hati akan mencoba menirukannya dalam bentuk gumaman. Artinya, buah hati sebenarnya hendak berinteraksi. Untuk itulah, Bunda sebaiknya menyediakan waktu lebih untuk menanggapi gumaman buah hati.


   • 6-9 Bulan

Gumaman bayi akan semakin banyak di usia 6-9 bulan. Bahkan, beberapa gumamannya sudah membentuk kata. Jangan kaget ketika ia sudah bisa mengucapkan kata “mama” atau “papa” pada periode ini.


Gerak bayi pun akan semakin banyak pada usia ini. Buah hati sudah bisa tengkurap, dan bahkan berguling untuk berpindah dari satu sisi tempat tidur ke sisi lainnya. Tulang belakangnya sudah lebih kuat sehingga memungkinkan buah hati duduk lebih stabil. Bahkan bayi akan bisa mulai berdiri sebentar pada periode ini. Momen-momen bayi merangkak umumnya akan Bunda dapati ketika usia buah hati 6-9 bulan.


Beberapa gigi bayi akan mulai tumbuh dalam periode ini. Alasan inilah yang membuat buah hati cenderung menggigit barang-barang di sekitarnya pada usia ini. Pastikan semua barang yang ada di sekelilingnya tidak berbahaya ketika masuk ke dalam mulut buah hati ya, Bun.


   • 9-12 Bulan

Ocehan buah hati sudah makin beragam di usia 9-12 bulan. Ia pun sudah mulai mengerti penggunaan kata-kata yang diucapkan. Ia mungkin mulai berkata “nggak”  atau “mau” terhadap hal yang ia suka atau tidak. Kata-katanya yang makin beragam akan sangat bergantung dengan kata-kata yang sering didengarnya.


Buah hati juga mungkin mulai berteriak-teriak memanggil kehadiran Bunda. Pada periode ini, sisi psikologis makin terlihat dari emosi bayi. Umumnya, bayi akan merasa makin lekat dengan pengasuhnya dan Bunda.


Gerak bayi pun akan berkembang makin jauh. Dari hanya bisa merangkak, ia kemungkinan sudah akan mulai bertatih di periode ini. Ia akan sering mencoba berjalan beberapa langkah dengan berpegangan dengan benda-benda besar di sekelilingnya. Kemungkinan terjatuh sangat besar karena itulah Bunda sebaiknya ekstra mengawasi.


Bayi dengan usia 12 bulan tentu sudah sangat bisa aktif ya bunda, lari kesana-kemari bahkan sampai kewalahan. Akan tetapi, kewalahan itu tentu akan menjadi momen-momen indah yang tidak diulang Kembali. Masa kecil pertumbuhan anak memang tak terasa, apalagi ketika bayi aktif hal-hal baru akan membuat ia penasaran. Dengan keaktifan si kecil bisa membuat area intim bayi menjadi ruam/merah. Hal ini disebabkan oleh popok yang lembab, untuk itu Bunda bisa menggunakan popok bayi yang anti bocor dan juga cocok untuk kulit sensitif seperti Popok Merries.

0 comments:

Post a Comment